Category Refleksi dan Kaji Diri

Kadang, Konflik itu Diperlukan

Ternyata konflik juga diperlukan. Bukan untuk memperpanjang permusuhan atau membuat kacau kepala. Melainkan untuk memperlihatkan apa yang selama ini tersembunyi. Saat tidak ada konflik, banyak hal tampak baik-baik saja. Namun ketika gesekan terjadi, kesabaran diuji, ego muncul, luka lama terbuka,…

Di balik Derita ada Permata

Pepatah berkata, “Di balik derita ada permata.” Itu benar. Namun hanya bagi mereka yang mau sadar. Karena penderitaan tidak otomatis melahirkan kebijaksanaan. Ia hanya menjadi pintu. Masuk atau tidak, sepenuhnya bergantung pada kesadaranmu. Sering kali kita justru betah menderita. Mengulang…

Kita adalah Manusia yang Terkondisikan

Terkondisikan itu seperti memakai topeng agar terlihat menarik. Awalnya hanya untuk diterima, dipuji, atau dicintai. Namun semakin lama dipakai, kamu mulai mengira topeng itu adalah dirimu. Padahal yang terkondisikan hanyalah kepribadian. Ia dibentuk oleh pengalaman, pujian, penolakan, rasa takut, dan…

Kamu Tidak Ditakdirkan untuk Menderita

Kamu tidak ditakdirkan untuk menderita, kamu hanya memiliki potensi untuk menderita. Peristiwa memang datang silih berganti. Kehilangan, penolakan, kegagalan, dan perubahan adalah bagian dari kehidupan. Namun penderitaan tidak selalu lahir dari peristiwa itu sendiri. Sering kali, penderitaan muncul dari cara…