
Orang Kalau Lagi Stress Biasanya Hanya Peduli dengan Dirinya Sendiri
Orang stress tidak peduli dengan orang lain. Kamu yang sedang stres biasanya terlalu terpusat pada dirimu sendiri. Pikiran terus berputar pada masalah pribadi, rasa takut, tekanan, dan hal-hal yang dirasa membebani hidupmu. Betul tidak?
Semua energi berkumpul di “aku”. Semakin dipikirkan, semakin sempit ruang batin itu terasa. Dunia seolah hanya berisi persoalan diri sendiri.
Namun ada sesuatu yang menarik.. Ketika di tengah stres kamu mulai peduli pada orang lain, mulai mendengar, membantu, atau sekadar berempati, perlahan beban itu berubah.
Mengapa?
Karena pusat energimu tidak lagi terkunci pada diri sendiri. Kesadaran yang tadinya dibajak oleh pikiran, perlahan mulai bergerak keluar dari jeratan pikiran yang sempit.
Dan di situlah ruang batin mulai terbuka kembali. Bukan berarti masalahmu langsung hilang, tetapi kamu tidak lagi tenggelam sepenuhnya di dalamnya.
Empati memiliki kekuatan menyembuhkan. Saat kamu hadir untuk orang lain dengan tulus, tanpa sadar kamu juga sedang menyembuhkan dirimu sendiri. Energi yang tadinya kusut mulai mengalir kembali dengan lebih sehat.
Maka ketika stres datang, jangan hanya memikirkan dirimu. Cobalah melihat kehidupan di sekitarmu. Kadang jalan keluar dari penderitaan, dimulai ketika kamu berhenti merasa bahwa kamu adalah pusat dari segalanya.


