
Aslimu adalah Tanpa Peran
Kamu sedang memerankan banyak hal dalam hidup ini. Sebagai ibu, bapak, anak, suami, istri, pekerja, pengusaha, atau peran-peran lain yang terus berubah seiring waktu.
Namun jika dilihat lebih dalam, mungkin kamu juga sedang memerankan kesedihan, penolakan, kekhawatiran, bahkan kegembiraan tertentu yang terus kamu pertahankan sebagai identitas “aku”.
Dan tanpa sadar, kamu mulai percaya bahwa semua peran itu adalah dirimu. Padahal, semua itu hanya peran.
Peran boleh dimainkan, tetapi jangan sampai kamu terjerat di dalamnya. Karena ketika terlalu melekat, kamu akan ikut tenggelam setiap kali peran itu berubah atau hilang.
Hari ini merasa bahagia, besok sedih. Hari ini merasa diterima, besok merasa ditolak. Mengapa kamu begitu mudah terguncang? Karena kamu lupa bahwa dirimu lebih luas daripada semua peran itu.
Kesadaranmu tidak terbatas pada identitas yang sedang dimainkan. Aslimu adalah tanpa peran :
Hening.
Sadar.
Hadir.
Maka jalani semua peran dengan penuh tanggung jawab, tetapi tetap ingat: itu bukan hakikatmu. Mainkan dengan ringan, tanpa harus kehilangan dirimu di dalamnya.


