Memahami Emosi [Part 3] : Struktur dari Emosi adalah DATA

Emosi memiliki struktur: data. Kenangan adalah data. Masa lalu adalah data yang tersimpan sebagai ingatan. Bahkan masa depan yang kita bayangkan sering kali hanyalah data masa lalu yang disusun kembali oleh pikiran menjadi kemungkinan-kemungkinan. Betul?

Ketika sebuah kenangan muncul, kenali sebagai kenangan. Masa lalu, kenali sebagai masa lalu. Masa depan, kenali sebagai masa depan. Jangan mencampurkannya dengan apa yang sedang terjadi sekarang, detik ini.

Sebab ketika data masa lalu dibawa ke saat ini, ia dapat menghidupkan kembali emosi yang sebenarnya sudah berlalu. Cobalah membawa kesadaranmu kembali ke real time.

Apa yang sedang terjadi sekarang?
Apa yang benar-benar kamu lihat?
Apa yang benar-benar kamu dengar?
Apa yang sedang dirasakan tubuhmu saat ini?

Bukan cerita tentang kejadian. Bukan ingatan tentang kejadian. Hanya kejadian, sekarang.

Ketika kesadaran kembali ke real time, struktur lama perlahan kehilangan energinya. Emosi tidak lagi mendapatkan bahan bakar dari cerita yang terus diputar.

Lalu sesuatu yang sederhana tersisa. Apa itu? Ya, keheningan.

Bukan keheningan yang kamu ciptakan, tetapi keheningan yang ternyata sejak awal sudah menjadi layar tempat seluruh pengalaman muncul dan menghilang.

Kembali ke sekarang. Di sana, cerita kehilangan energinya. Dan keheningan kembali terlihat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *