Jangan Mendahului Kehidupan

Hei nanda, jangan mendahului kehidupan ya.

Sering kali kita sudah memiliki gambaran tentang siapa diri kita, apa yang harus kita lakukan, bagaimana hidup seharusnya berjalan, bahkan seperti apa masa depan yang kita inginkan.

Sebelum kehidupan memperlihatkan jalannya, pikiran sudah membuat peta. Sebelum mengalami, kita sudah membuat kesimpulan. Sebelum mengenal, kita sudah memberi nama. Sebelum menemukan peran, kita sudah menentukan siapa diri kita. Padahal kehidupan sedang berlangsung sekarang.

Bukan berarti kamu tidak boleh berpikir, merencanakan, atau memiliki tujuan. Tetapi jangan biarkan pikiran tentang kehidupan menggantikan kehidupan yang sedang terjadi.

Rasakan dahulu. Hadiri dahulu. Kenali dahulu. Biarkan pengalaman membuka pemahaman. Biarkan kehidupan menunjukkan di mana energimu perlu bergerak. Biarkan peran menemukan tempatnya, bukan kamu yang memaksakan diri masuk ke dalam peran.

Karena ketika kamu berhenti mendahului kehidupan, sesuatu menjadi selaras. Kamu tidak lagi sibuk mengatur bagaimana hidup harus terjadi. Kamu mulai mengiringi kehidupan.

Dan mungkin di situlah hidup tidak lagi terasa sebagai sesuatu yang harus kamu kendalikan, tetapi sesuatu yang sedang mengalir melalui dirimu. Jadi nak, jangan mendahului kehidupan ya. Hadirilah dulu di dalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *