Insan Berkesadaran itu bukan Orang yang Textbook Thinking, tapi Mereka adalah Para Survival Penderitaan

Insan yang berkesadaran bukanlah mereka yang sekadar hafal teori. Bukan pula mereka yang pandai mengutip kitab, buku, atau kata-kata bijak. Sering kali, mereka adalah para penyintas penderitaan.

Mereka pernah jatuh, kehilangan, dikhianati, direndahkan, gagal, dan merasakan pahitnya kehidupan. Namun mereka tidak berhenti di dalam luka. Mereka belajar darinya.

Penderitaan yang disadari akan berubah menjadi kebijaksanaan. Sedangkan penderitaan yang tidak disadari hanya akan melahirkan kepahitan.

Karena itu, jangan terlalu cepat mengagumi seseorang dari banyaknya pengetahuan yang ia miliki. Lihatlah bagaimana ia menghadapi kehidupan.

Sebab kesadaran bukan diukur dari seberapa banyak yang diketahui. Melainkan dari seberapa dalam seseorang telah berdamai dengan dirinya sendiri.

Ilmu dapat memenuhi pikiran. Tetapi pengalaman yang disadari akan mematangkan jiwa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *