Ketika kita berjalan dalam pencarian atau menjadi pejalan spiritual bukan berarti harus meninggalkan dunia dan hidup dalam kemiskinan.
Justru sebaliknya, kamu tetap perlu berkarya, berkreasi, bahkan berbisnis. Kekayaan bukan masalah. Dunia materi bukan musuh kesadaran.
Yang membedakan bukanlah apa yang kamu miliki, tetapi energi apa yang menggerakkanmu.
Banyak orang bekerja dari dorongan ambisi, hasrat, dan kebutuhan untuk diakui. Energi seperti ini selalu gelisah, selalu merasa kurang, dan tidak pernah benar-benar puas.
Namun seorang pejalan batin bergerak dari energi yang berbeda. Ia berkarya dengan totalitas, dengan kegembiraan, dengan rasa hormat terhadap kehidupan. Ia bekerja bukan karena tuntutan ego, tetapi karena kehidupan memang ingin diekspresikan melalui dirinya.
Di sinilah kekayaan bisa hadir tanpa menjadi beban. Karena dia tidak didapat karena dikejar, dia datang mengalir kepadamu dengan sendirinya. Karena setiap gerakmu adalah gerak perayaan, gerak respek, gerak totalitas tanpa hasrat & keserakahan.
Kamu boleh memiliki banyak hal, namun jangan biarkan hal-hal itu memiliki dirimu. Seorang pejalan spiritual tahu bahwa ia hanya pelancong di dunia ini. Ia bisa menikmati semuanya, menggunakan semuanya, bahkan mengelola bisnis, mendapat kelimpahan, tetapi batinnya tetap bebas. Itulah perbedaannya.
Jadi tidak perlu meninggalkan dunia ya, tetap hadir sepenuhnya di dalamnya, tanpa pernah bisa terikat olehnya.




Luar biasa!!