
Formula Keseimbangan Hidup (Part 1)
TERLIBAT tanpa TERJERAT
MENCINTAI tanpa MELEKAT
MEMILIKI tanpa TERIKAT
Mungkin inilah salah satu seni tertinggi dalam menjalani kehidupan. Kamu tetap terlibat dalam dunia. Bekerja, berkarya, membangun keluarga, menjalin persahabatan, dan berkontribusi sepenuh hati. Namun keterlibatan itu tidak berubah menjadi penjara yang mengikat kesadaranmu.
Kamu mencintai dengan sungguh-sungguh. Memberi perhatian, kasih sayang, dan kehadiran. Namun cinta itu tidak berubah menjadi rasa memiliki yang mengekang atau ketakutan kehilangan yang menyiksa.
Kamu juga boleh memiliki banyak hal. Rumah, kendaraan, usaha, jabatan, bahkan kekayaan. Namun semua itu tidak sampai memiliki dirimu.
Di sinilah letak perbedaannya. Manusia sering mengira penderitaan datang karena terlibat, mencintai, atau memiliki. Padahal yang melahirkan penderitaan adalah keterjeratan, kemelekatan, dan keterikatan.
Kehidupan mengajarkanmu untuk menikmati tanpa menggenggam. Menghargai tanpa menguasai. Menjalani tanpa memperbudak diri sendiri.
Maka hadirlah sepenuhnya dalam hidup ini. Cintai sepenuhnya. Berkaryalah sepenuhnya. Milikilah secukupnya. Namun tetaplah bebas. Karena kebebasan adalah bunga dari kesadaran yang matang.
Jika saatnya dilepas, lepaskan. Jika saatnya selesai, terima. Jika saatnya pergi, relakan. Karena begitu kamu merasakan bahwa kemerdekaan batinmu adalah segala-galanya, lebih mahal dari apapun yang kamu miliki, maka kamu akan utuh.


