Ayo lekas selesaikan mimpimu, lalu bangunlah.
Dunia ini seperti mimpi. Kamu berlari, mengejar, membangun citra, mengumpulkan harta, seolah semua itu nyata dan harus dipertahankan selamanya.
Padahal semua itu hanyalah rangkaian pengalaman yang sementara.
Citra yang kamu bangun, perlahan akan pudar. Harta yang kamu kumpulkan, suatu saat akan ditinggalkan. Semua yang kamu pegang erat, pada akhirnya akan lepas.
Namun selama kamu melekat, mimpi itu terasa begitu serius. Kamu terjebak di dalamnya, percaya bahwa semua ini adalah identitasmu, bahwa semua ini adalah dirimu.
Di sinilah kesadaran diperlukan. Bukan untuk menolak dunia, bukan untuk meninggalkan kehidupan, tetapi untuk melihat bahwa semua ini tidak benar-benar bisa kamu miliki.
Selesaikanlah peranmu dengan baik. Jalani hidup dengan penuh tanggung jawab.
Namun jangan sampai kamu lupa untuk “bangun”. Bangun dari keterikatan. Bangun dari ilusi kepemilikan. Bangun dari keyakinan bahwa ini semua adalah dirimu.
Ketika kamu terbangun, hidup tetap berjalan, tetapi kamu tidak lagi terjebak di dalamnya. Dan di sanalah kebebasan itu hadir. Ia tenang, jernih, dan tanpa beban.



