Biji-Biji Pepaya

Ketika aku memotong buah pepaya, hendak memakan dagingnya. Namun sejenak aku menatap bijinya. Di momen itu aku merasa harus berterima kasih dan memberikan hormatku kepada biji-biji pepaya.

Karena di dalam biji kecil itu, ada kemungkinan untuk menjadi sebuah pohon. Ada kehidupan yang belum terlihat. Ada buah-buah lain yang belum lahir.

Dalam kehidupan, sering kali kita hanya menikmati hasilnya, tetapi lupa menghormati sumbernya.

Kita menikmati keberhasilan, tetapi lupa kepada kegagalan yang pernah membentuk kita.

Kita menikmati kebahagiaan, tetapi lupa kepada penderitaan yang pernah mengajarkan kita arti menerima.

Padahal segala sesuatu yang hadir hari ini membawa benih dari sesuatu yang lebih besar. Maka jangan hanya bersyukur kepada buah yang sedang kamu nikmati.

Berterima kasihlah juga kepada biji-biji kehidupan yang pernah kamu temui. Termasuk luka. Termasuk kehilangan. Termasuk kegagalan.

Mungkin kamu belum melihat pohonnya. Tetapi bisa jadi, di dalam peristiwa kecil yang kamu anggap tidak berarti, kehidupan sedang menyimpan sebuah kemungkinan yang besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *