
Siapa yang Menyadari Ketika Aku Sedang Berpikir?
Pernahkah kamu memperhatikan bahwa ketika sedang berpikir, ternyata ada sesuatu yang bisa menyadari pikiran itu?
Pikiran muncul, bergerak dari satu hal ke hal lain, membayangkan sesuatu, mengingat masa lalu, atau mencemaskan masa depan. Namun, kamu juga bisa menyadari bahwa semua itu sedang berlangsung.
Lalu, siapa yang menyadari pikiranmu?
Apakah pikiran lain yang mengamatinya? Jika demikian, siapa yang menyadari pikiran kedua itu? Apakah kamu akan terus menemukan pikiran lain yang mengawasi pikiran sebelumnya?
Cobalah tidak buru-buru menjawab pertanyaan ini. Sebab, jawaban yang muncul dalam pikiran tetaplah sebuah pikiran. Nama, konsep, dan penjelasan tidak serta-merta membawamu kepada apa yang sedang kamu cari.
Untuk sesaat, berhentilah mencari jawaban. Biarkan pikiran bergerak sebagaimana adanya, dan perhatikan bahwa gerak itu dapat disadari.
Kamu tidak harus menghentikan pikiran untuk menyadarinya. Kamu juga tidak perlu menciptakan sosok lain di dalam dirimu yang bertugas mengawasi pikiran.
Mungkin, yang perlu kamu temukan bukanlah siapa yang menyadari pikiran, melainkan apa yang tersisa ketika kamu berhenti mencari sosok di balik kesadaran itu.


