
Kadang, Konflik itu Diperlukan
Ternyata konflik juga diperlukan. Bukan untuk memperpanjang permusuhan atau membuat kacau kepala. Melainkan untuk memperlihatkan apa yang selama ini tersembunyi.
Saat tidak ada konflik, banyak hal tampak baik-baik saja. Namun ketika gesekan terjadi, kesabaran diuji, ego muncul, luka lama terbuka, dan keterikatan mulai terlihat.
Konflik bukan selalu musuh. Ia bisa menjadi cermin. Bukan untuk melihat kesalahan orang lain, tetapi untuk mengenali bagian dalam diri yang masih bereaksi.
Jika setiap konflik hanya membuatmu sibuk menyalahkan, kamu akan mengulang pelajaran yang sama. Namun jika setiap konflik membuatmu lebih sadar, maka tidak ada satu pun peristiwa yang sia-sia.
Sebetulnya konflik tidak bisa melukaimu. Sering kali, bukan konflik yang melukai. Namun penolakan kita terhadap kenyataanlah yang membuat luka itu bertahan. Karena itu, jangan buru-buru menghindari konflik. Hadapilah dengan kesadaran.
Mungkin bukan konfliknya yang ingin mengubahmu. Melainkan dirimu yang sedang diajak bertumbuh.. Menjadi semakin matang dan dewasa.


