Ketika makan, makanlah. Ketika berjalan, berjalanlah

Kalau lagi makan, ya makanlah. Kalau lagi jalan, ya berjalanlah. Sesederhana itu. Hadir sepenuhnya di proses itu.

Namun kenyataannya, saat makan kita memikirkan pekerjaan. Saat berjalan kita memikirkan masa depan. Saat mendengarkan orang lain, kita justru sibuk menyiapkan jawaban.

Tubuh berada di sini. Pikiran berada di tempat lain. Itulah sebabnya kita sering merasa hidup berlalu begitu cepat. Bukan karena waktu bergerak terlalu cepat, tetapi karena kita jarang benar-benar hadir di dalamnya.

Kehadiran adalah bentuk penghormatan tertinggi kepada kehidupan. Saat makan, rasakan setiap suapan. Saat berjalan, rasakan setiap langkah. Saat berbicara, hadir sepenuhnya. Dan saat mendengar, dengarkan tanpa sibuk menyela atau mencari jawaban.

Karena hidup tidak pernah terjadi di masa lalu atau di masa depan. Hidup hanya terjadi sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *