Pernahkah kamu berhenti sejenak dan menyadari.. bahwa napas dan air jauh lebih penting daripada semua yang sedang memenuhi pikiranmu? Lebih penting daripada uang. Lebih penting daripada orang-orang disekitarmu. Lebih penting dari pekerjaanmu dan lebih penting dari pandangan orang terhadapmu.

Tanpa napas, semua yang kamu pikirkan kehilangan arti, bahkan tubuhmu tumbang. Tanpa air, tubuhmu tidak akan bertahan lama, 60% tubuhmu adalah air. Namun anehnya, manusia jarang benar-benar menghargai hal yang paling mendasar dalam hidupnya.

Kamu lebih sibuk memikirkan uang, perlakuan orang, atau pekerjaanmu. Kamu lebih gelisah soal kekurangan, kehilangan dan pengakuan. Akhirnya, tanpa disadari, kamu lebih lelah mengejar sesuatu yang sebenarnya tidak menopang hidupmu secara langsung. Di situlah kamu perlahan menjauh dari kehidupan yang nyata.

Padahal kehidupan selalu hadir sederhana, melalui napas yang masuk dan keluar, melalui air yang kamu minum. Keduanya mengalir melalui tubuh dan kamu bisa merasakannya. Luar biasa.

Jika kamu kembali menghargai hal-hal mendasar itu, sesuatu akan pulih di dalam dirimu. Kamu tidak lagi tercerai-berai oleh pikiran. Kamu kembali utuh.

Karena keutuhan bukan ditemukan dalam banyaknya yang dimiliki, tetapi dalam kesadaran penuh terhadap kehidupan yang sudah ada saat ini. Dan semuanya dimulai, dari satu tarikan napas yang disadari, dan air minum yang kamu hayati setiap teguknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *