Pengalaman itu Aliran. Alirkan Saja

Pengalaman itu sebenarnya aliran. Sedih mengalir. Senang mengalir. Marah, takut, cinta, kecewa, semuanya bergerak seperti arus kehidupan yang datang dan pergi.

Namun ego tidak suka aliran. Ego ingin menahan, mengikat, dan membuat cerita. Pikiran terus mengulang pengalaman, memberi makna, lalu menyimpannya menjadi identitas. Dari situlah kegaduhan batin muncul.

Padahal jika pengalaman dibiarkan mengalir apa adanya, semuanya akan menuntaskan dirinya sendiri.

Lihat saja saat kamu mengantuk. Ketika kamu membiarkan kantuk hadir, tubuh perlahan tidur dengan sendirinya. Namun jika pikiran mulai melawan, ingin tetap terjaga, ingin mengontrol, maka tubuh menjadi gelisah.

Begitu juga dengan pengalaman batin. Ketika kamu berhenti melawan, berhenti mengelola, dan berhenti membuat cerita, ego kehilangan pegangan. Tidak ada lagi yang bisa dipertahankan. Dan di situlah keheningan muncul. Bukan karena kamu menciptakan hening, tetapi karena kegaduhan tidak lagi diberi bahan bakar. Sesederhana itu.

Pengalaman ingin mengalir di dalam hidup. Dan kamu hanya perlu mengizinkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *