Pelancong Kok Serius Amat

“Ini cuma mimpi… kok serius amat?” Hidup sering kamu jalani seolah-olah ini segalanya, seolah kamu akan tinggal selamanya di sini. Kamu mengejar, mengumpulkan, mempertahankan, bahkan bertarung demi hal-hal yang pada akhirnya akan kamu tinggalkan.

Padahal kamu datang ke dunia ini hanya sebentar. Seperti mimpi yang terasa nyata saat dialami, tetapi perlahan menghilang ketika kamu terbangun.

Begitu pula hidup, ia terasa begitu penting, begitu serius, sampai kamu lupa bahwa semua ini tidak benar-benar bisa kamu miliki. Kamu bukan pemilik. Kamu hanya pelancong.

Namun memahami hidup sebagai “mimpi” bukan berarti kamu menjadi acuh atau tidak peduli. Justru sebaliknya, kamu menjadi lebih ringan, lebih sadar, dan lebih menghargai setiap momen. Akan ada kesadaran bahwa “ah.., ternyata ini adalah mimpi indah yang singkat,” nikmati setiap proses, setiap moment. Kamu tetap hidup, tetap berkarya, tetap mencinta, tetapi tanpa keterikatan yang berlebihan.

Tidak ada yang benar-benar bisa kamu bawa pulang. Tidak ada yang bisa kamu pertahankan selamanya. Maka jalani hidup ini dengan penuh kesadaran, bukan dengan keseriusan yang menegangkan.

Tersenyumlah… nikmati perjalanannya. Karena pada akhirnya, semua ini hanyalah persinggahan singkat. Sebuah mimpi yang akan berlalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *