Kesadaran Bekerja Seperti Cahaya

Ananda tersayang,
Kesadaran bekerja seperti cahaya. Saat cahaya hadir, semua terlihat jernih. Kamu bisa melihat jalan, melihat bentuk, melihat arah. Dan yang paling indah dari cahaya adalah, ia tidak melawan kegelapan. Cahaya tidak pernah berperang dengan gelap. Ia hanya hadir. Begitu cahaya hadir, gelap lenyap sendiri.

Begitu pula batinmu. Ketika kamu berkonflik, gelisah, iri, takut, marah, jangan sibuk melawannya habis-habisan. Perang hanya membuatmu lelah dan memberi energi pada kegelapan itu. Yang kamu perlukan adalah menyalakan “cahaya” kesadaran dengan hadir sebagai penyaksi.

Cahaya di sini bukan seperti sinar lampu atau matahari ya. Cahaya di sini adalah kualitas hadir. Hadir menyaksi. Kamu melihat pikiranmu, kamu melihat emosimu, kamu melihat dorongan egomu, tanpa ikut menjadi itu. Kamu menjadi watcher. Saat kamu menyaksikan, fenomena batin yang tadinya gelap mulai kehilangan kuasa. Karena yang dilihat dengan sadar tidak lagi bisa menyelinap diam-diam.

“Aku melihat”, cukup katakan itu pada semua yang terjadi di dalam maupun di luar dirimu. Karena ketika kamu menyaksi, kesadaran hadir, kejernihan datang. Dan kegelapan akan pulang sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *