Kalau Kamu Tidak Bahagia, mungkin Menderita-mu Kurang

Ternyata, orang yang bisa sangat bahagia adalah mereka yang berani menghadapi kesedihan.

Banyak manusia ingin bahagia, tetapi takut merasakan luka. Takut sedih, takut kecewa, takut menderita. Akhirnya setiap rasa tidak nyaman segera ditolak, dialihkan, atau ditutupi.

Padahal, kebahagiaan yang utuh hanya bisa lahir dari hati yang berani merasakan semuanya.

Orang yang terus menghindari kesedihan, bahagianya sering dangkal. Ia tersenyum, tetapi rapuh. Karena sedikit saja penderitaan datang, ia langsung runtuh.

Namun mereka yang berani duduk bersama lukanya, yang mau mengalami penderitaan tanpa lari, perlahan menemukan sesuatu yang berbeda. Mereka menjadi lebih dalam. Lebih lembut. Lebih hidup.

Kesedihan yang diterima sepenuhnya akan menuntaskan dirinya sendiri. Tanpa penolakan, tanpa drama, tanpa pelarian.

Dan setelah itu, ruang di dalam batin menjadi lapang. Dari ruang itulah kebahagiaan muncul, bukan sebagai euforia sesaat, tetapi sebagai ketenangan yang matang.

Mungkin selama ini kamu tidak kurang bahagia. Mungkin kamu hanya belum benar-benar berani menderita dengan sadar. Karena kadang, jalan menuju kebahagiaan itu melewati keberanian untuk merasakan luka sepenuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *