Berhenti Menyalahkan Orang Lain untuk Apa yang Sudah Terjadi dalam Hidupmu

Berhentilah menyalahkan orang lain atas apa yang sudah terjadi dalam hidupmu. Menyalahkan mungkin terasa lega sebentar, karena ego punya tempat untuk melempar beban. Tapi setelah itu, hidupmu tetap tidak bergerak, karena selama kamu menyalahkan, kendali hidupmu ada di tangan orang lain.

Menyalahkan membuatmu jadi korban abadi. Kamu menunggu orang berubah, menunggu keadaan membaik, menunggu permintaan maaf datang. Padahal yang paling berharga bukan siapa yang salah, tapi apa yang bisa kamu pelajari dan apa yang bisa kamu ubah mulai hari ini.

Bukan berarti kamu membenarkan setiap perlakuan orang. Paling tidak kamu bisa menerima mereka ada adanya, dengan tetap memasang batas, dan pilihan untuk menjaga jarak, itu hakmu. Namun ingat, kamu tidak perlu menyerahkan batinmu pada kebencian. Kamu tidak perlu memelihara dendam sebagai identitas.

Ambil satu peristiwa yang selama ini kamu salahkan pada orang lain. Lalu tanyakan dengan jujur, “Bagian mana yang menjadi tanggung jawabku? Pilihan apa yang bisa kuambil sekarang?”

Di situlah kedewasaan lahir. Saat kamu berhenti menyalahkan, kamu kembali menjadi pemilik hidupmu. Dan ketika kamu menjadi pemilik hidupmu, kamu bisa melangkah lebih ringan, lebih damai.

Konten oleh Abah Isa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *