IBADAH [Part 5] : Ibadah itu Bukan untuk Mengubah Tuhan, Melainkan Mengubah Dirimu

Pernahkah kamu memperhatikan isi doamu? Ya, bahasa-bahasamu kepada Tuhan.

Sering kali kita datang kepada Tuhan dengan membawa daftar keinginan. Meminta agar masalah diselesaikan, keadaan diperbaiki, orang lain berubah, dan kehidupan berjalan sesuai harapan kita. Seolah-olah ibadah adalah cara untuk meyakinkan Tuhan agar mengabulkan apa yang kita inginkan. Tuhan kamu atur untuk mengubah sesuatu sesuai dengan mau-mu..

Namun, pernahkah kamu bertanya, apakah selama ini ibadah juga telah mengubah dirimu?

Apakah setelah berdoa kamu menjadi lebih sabar? Setelah bersujud, apakah kamu menjadi lebih rendah hati? Setelah memohon kasih Tuhan, apakah kamu menjadi lebih mampu mengasihi sesamamu?

Jangan sampai kamu begitu sibuk meminta Tuhan mengubah kehidupan, tetapi kamu sendiri tidak pernah bersedia mengubah cara pandangmu terhadap kehidupan.

Doa yang mendalam bukan sekadar permintaan kepada Tuhan, melainkan sebuah keadaan batin yang dipenuhi rasa syukur. Kamu tidak hanya datang untuk mendapatkan sesuatu, tetapi belajar menyadari dan menghargai kehidupan yang sudah ada.

Bukan berarti kamu tidak boleh memohon pertolongan. Namun, jangan jadikan Tuhan sekadar tempat untuk menyampaikan daftar keinginanmu.

Ibadah bukan tentang seberapa sering kamu meminta Tuhan mengubah keadaanmu, melainkan seberapa jauh kamu bersedia berubah melalui apa yang kamu jalani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *