Daya Guna [Part 4] : Berdaya Guna itu jika Kehadiranmu Dirindukan

Cobalah bertanya kepada dirimu sendiri: ketika kamu tidak hadir, apakah ada orang yang merindukan kehadiranmu?

Bukan karena kamu kaya. Bukan karena kedudukanmu tinggi. Bukan pula karena orang lain membutuhkan sesuatu darimu. Tetapi karena ketika kamu hadir, mereka merasa lebih ringan. Mereka merasa didengarkan, dihargai, atau sekadar bisa tertawa dengan lepas.

Ada orang yang kehadirannya membuat suasana menjadi hangat. Ada pula yang kehadirannya membuat orang lain justru ingin segera pergi. Dalam hati, “wah ada dia, minggat ah”, jangan sampai dirimu diposisi yang dihindari ya.

Perbedaannya tidak selalu terletak pada kepintaran atau kemampuan berbicara. Sering kali, perbedaannya terletak pada bagaimana seseorang memperlakukan orang lain.

Apakah kamu datang untuk berbagi atau hanya menuntut? Apakah kamu mendengarkan atau selalu ingin didengar? Apakah kamu membawa ketenangan atau membuat orang lain harus terus menjaga perasaannya?

Kamu tidak mungkin disukai semua orang, sebab tidak ada manusia sempurna. Dan berdaya guna bukan berarti harus menyenangkan semua orang. Namun, kamu bisa belajar menjadi seseorang yang kehadirannya membawa kebaikan.

Jangan sibuk membuat orang lain terkesan kepadamu. Belajarlah menjadi seseorang yang membuat kehidupan orang lain terasa lebih baik ketika kamu hadir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *