
Daya Hidup
Setiap kehidupan memiliki daya untuk bergerak.
Napas bergerak. Tubuh bergerak. Pikiran dan perasaan bergerak. Bahkan ketika kita diam, kehidupan tetap berlangsung di dalam diri.
Kita sering mengira kitalah yang menggerakkan hidup: bekerja, memilih, berusaha, dan mencapai sesuatu. Ada daya yang bekerja tanpa menunggu perintah.
Namun manusia sering menghabiskan dayanya untuk melawan kehidupan: memaksa keadaan, menolak kejadian, takut kehilangan, dan ingin mengendalikan semuanya. Akhirnya daya yang seharusnya digunakan untuk menjalani hidup habis untuk melawan hidup itu sendiri.
Lihatlah air. Ia tidak memaksa jalan. Ketika bertemu batu, ia mencari celah. Ketika menemukan jalan, ia mengalir ke sana.
Mungkin kehidupan juga demikian. Tidak semua keadaan harus dilawan. Tidak semua kejadian harus segera diubah. Tidak semua keinginan harus diwujudkan.
Jangan buru-buru menentukan sebelum mengenali.
Daya hidup tidak pernah berhenti. Kita sering berhenti ketika terlalu sibuk melawan apa yang sedang terjadi.
Maka hadir. Lihat. Kenali. Sertai. Lalu jalani apa yang memang menjadi bagianmu.
Karena hidup tidak selalu membutuhkan kita untuk mengendalikan. Kadang kehidupan hanya membutuhkan kita untuk membiarkan dayanya bergerak melalui kita.


