Doa Para Penderita

Sering kali doa kita seperti ini:
“Tuhan… kenapa aku menderita?”

Lalu kita berharap penderitaan itu segera diambil. Namun bagaimana jika Tuhan berbisik pelan,
“Aku hadir melalui penderitaanmu.”

Tentu kita ingin menangis. Karena selama ini kita mengira Tuhan hanya hadir dalam kebahagiaan, kemudahan, dan doa yang terkabul.

Padahal tidak jarang, justru melalui penderitaanlah hati menjadi lembut. Ego mulai runtuh. Dan manusia berhenti merasa mampu mengendalikan segalanya, menjadi pasrah.

Bukan berarti Tuhan menciptakan penderitaan untuk menghukummu. Tetapi sering kali penderitaan menjadi pintu yang membuatmu kembali mencari-Nya.

Mungkin yang selama ini kamu anggap sebagai jarak dari Tuhan, justru adalah cara-Nya memelukmu lebih dalam.

Karena tidak sedikit orang yang menemukan Tuhan… tepat ketika air matanya jatuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *