Pikiran Bergerak Maju Ke Depan. Emosi Bergerak Mundur ke Belakang. Sementara Kesadaran Selalu DIAM Di Sini & Sekarang

Pikiran selalu bergerak ke depan. Ia sibuk merancang, mengkhawatirkan, menghitung, dan membayangkan apa yang akan terjadi.

Emosi justru bergerak ke belakang. Ia terus mengulang kenangan, luka, penyesalan, dan cerita yang telah berlalu.

Akibatnya, hidupmu terombang-ambing di antara masa depan yang belum datang dan masa lalu yang sudah selesai.

Sementara kehidupan hanya terjadi di sini. Saat ini. Kesadaran tidak bergerak ke mana-mana. Ia tidak mengejar masa depan. Ia juga tidak tinggal di masa lalu. Ia hanya hadir sepenuhnya pada momen ini.

Semakin kamu hidup di dalam pikiran, semakin banyak kecemasan. Semakin kamu hidup di dalam emosi, semakin banyak penderitaan. Namun saat kamu kembali pada kesadaran, kamu akan menemukan sesuatu yang selama ini dicari. Keheningan.

Dan di dalam keheningan itu, hidup tidak lagi menjadi beban. Ia hanya menjadi pengalaman yang sedang berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *