Emosi Selalu Butuh Orang untuk Disukai atau untuk Dibenci

Emosi selalu membutuhkan objek. Seseorang untuk disukai. Seseorang untuk dibenci. Seseorang untuk dipersalahkan. Atau Seseorang untuk dipertahankan.

Emosi hidup dalam keterikatan. Sementara kesadaran tidak. Kesadaran tidak bisa memilih siapa yang harus dicintai atau dibenci. Ia hanya menyaksikan semuanya sebagaimana adanya.

Karena itu, ketika kamu hidup dari emosi, dunia akan selalu terbagi menjadi dua: kawan dan lawan.

Namun ketika kamu hidup dari kesadaran, yang tersisa hanyalah kehidupan yang sedang mengalir. Dan kamu hadir di dalamnya… Mempersilahkan segala sesuatu terjadi apa adanya.. Tanpa harus memihak pada kebencian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *