“No Mind” itu Bukan tidak Perlu Berpikir, namun Tidak Perlu Ada Komentar Di dalam Kepala

Pikiran adalah alat yang indah untuk belajar, berkarya, dan menyelesaikan persoalan.

Namun yang sering melelahkan bukanlah berpikir. Melainkan komentar yang terus-menerus muncul di dalam kepala.

“Seharusnya begini…”
“Kenapa begitu…”
“Aku kurang…”
“Dia lebih…”
“Aku benar…”
“Dia Salah…”

Komentar itu tidak pernah berhenti. Ia menilai, membandingkan, menghakimi, dan menambahkan cerita pada setiap peristiwa. Padahal hidup sudah terjadi apa adanya.

Maka gunakan pikiran ketika diperlukan. Setelah itu, letakkan kembali. Biarkan yang tersisa hanyalah kehadiran.

Karena kejernihan tidak lahir dari banyaknya pikiran… Melainkan dari sunyinya komentar di dalam kepala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *