
Ahh… Ternyata Aku Sedang “Mengelola”, bukan “Mengalami”, hahaha…
Kadang, kamu perlu menertawakan dirimu sendiri. Menertawakan kebodohanmu, pilihan-pilihan yang keliru, dan cara-cara lamamu yang tanpa sadar justru membuat hidup terasa rumit.
Di titik itu, sesuatu berubah. Kamu tidak lagi sibuk mengelola. Pikiran tidak lagi ingin mengatur, memperbaiki, atau mengontrol secara halus. Kamu mulai membiarkan rasa hadir apa adanya.
Selama ini, kamu terbiasa “mengelola” emosi, menganalisis, menahan, atau mencoba memperbaiki. Namun di balik itu, sering ada sisa yang tidak tuntas. Rasa seperti belum selesai.
Berbeda ketika kamu benar-benar mengalami. Kamu biarkan pahit terasa pahit. Kamu biarkan getir hadir sepenuhnya. Tanpa ditolak, tanpa diperbaiki.
Aneh memang, namun justru dengan membiarkannya, rasa itu menuntaskan dirinya sendiri. Tidak ada lagi yang tersisa untuk disimpan.
Maka sesekali, tertawalah. Bukan untuk meremehkan dirimu, tetapi untuk melepas kontrol dan melonggarkan beban yang terlalu serius. Karena hidup tidak selalu perlu diatur. Kadang ia hanya perlu dialami, dan ditertawakan (jika kamu mau), hahaha.. Dan di sanalah kelegaan itu muncul. Semua terasa sederhana, jujur, dan membebaskan.


