Tersedot
Pernahkah kamu duduk di samping seseorang, mendengarkan ceritanya, lalu tiba-tiba kamu merasa lelah sendiri?
Bukan karena fisikmu lelah, tetapi energimu seperti tersedot. Apalagi jika yang dibicarakan adalah cerita lama yang terus diulang, seperti kaset yang tidak pernah berhenti diputar ulang.
Di sinilah kamu perlu memahami sesuatu. Energi itu nyata. Setiap pertemuan adalah pertukaran. Setiap percakapan membawa muatan. Dan tidak semua energi itu ringan.
Jika kamu merasa lelah, itu bukan salahmu. Itu tanda bahwa tubuh dan batinmu sedang memberi sinyal. Namun jangan sampai kamu terus-menerus berkorban. Mendengarkan itu baik. Berempati itu indah. Namun jika tanpa batas, kamu bisa kehilangan dirimu sendiri.
Setiap manusia bertumbuh di jalannya masing-masing. Setiap orang sedang terproses oleh karmanya masing-masing. Kamu tidak bisa menyelesaikan semua luka orang lain. Maka belajarlah menjaga ruangmu. Tahu kapan hadir, dan tahu kapan perlu berjarak.
Karena merawat diri bukan berarti tidak peduli, tetapi memastikan kamu tetap utuh, agar bisa hadir dengan sadar, bukan dengan rasa lelah.


