Pegal Badan atau Pegal Hati?

Pegal badan tidak seberapa, dibanding pegal hati. Badanmu yang lelah masih bisa diistirahatkan. Kamu bisa tidur, meregangkan diri, atau berhenti sejenak, dan tubuh perlahan pulih kembali. Namun pegal hati berbeda.

Dia tidak selalu terlihat, tetapi terasa dalam. Ia datang dari pikiran yang tidak selesai, emosi yang dipendam, harapan yang tidak terpenuhi, dan luka yang terus dibawa tanpa disadari.

Tubuh bisa lelah karena aktivitas. Hati menjadi lelah karena beban, harapan dan keterikatan

Semakin kamu menggenggam, semakin kamu berharap, semakin kamu memikirkan, maka beban itu menumpuk di dalam. Dan tanpa sadar, kamu membawa kelelahan itu ke mana-mana.

Maka jangan hanya merawat tubuhmu. Rawat juga hatimu. Kasih dia istirahat lah..lepaskan kendali di pikiranmu, supaya batinmu terbuka bebas.

Belajarlah melepaskan. Belajarlah tidak membawa semua hal terlalu jauh ke dalam diri. Tidak semua harus dipikirkan. Tidak semua harus dirasakan terlalu dalam.

Kadang yang kamu butuhkan bukan hanya istirahat fisik, tetapi ruang batin yang lega. Ketika hati mulai ringan, hidup pun terasa lebih ringan. Dan di sanalah kamu kembali merasakan damai yang begitu sederhana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *