Siapa yang Paling Setia Kepadamu?

Siapa yang paling setia menunggumu?

Bukan pasanganmu.
Bukan temanmu.
Bukan siapa pun di dunia ini.

Dia adalah kematian.

Sejak kamu lahir, kamu sebenarnya sedang berjalan menuju ke sana. Setiap detik yang berlalu bukan hanya menjauh dari masa lalu, tetapi juga mendekat pada satu kepastian yang tidak bisa dihindari.

Dan kematian itu.. setia. Ia tidak pernah tergesa, tetapi juga tidak pernah terlambat.

Namun manusia sering hidup seolah-olah kematian itu jauh. Lantas kita tidak menghargai hidup, menunda sadar, seakan punya waktu tanpa batas.

Kamu bisa saja mengabaikannya. Kamu bisa menolaknya. Kamu bisa berpura-pura tidak melihatnya. Tetapi itu tidak mengubah apa pun.

Maka pertanyaannya bukan apakah kematian itu ada. Pertanyaannya adalah: bagaimana kamu berjalan menuju ke sana?

Apakah dalam ketidaksadaran? Atau dalam kesadaran penuh?

Ketika kamu menyadari kehadirannya, hidupmu berubah. Kamu tidak lagi menunda. Kamu mulai menghargai setiap momen, setiap napas, setiap perjumpaan. Karena kamu tahu, waktumu tidak tanpa batas.

Dan kamu tidak akan membekali perjalananmu dengan benci, dengan luka, dengan dendam, dengan egoisme. Ketika kamu merasakan kematian semakin hari semakin dekat, maka kamu akan membuat hidupmu lebih bermakna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *