Pernahkah kamu melihat kecoak..? lalu pernah membayangkan jika kamu hidup di dalam tubuhnya?
Bagaimana cara ia bergerak, bertahan, dan menjalani hidup yang begitu terbatas. Lalu bandingkan dengan dirimu, yang bisa berpikir, merasakan, memilih, dan menyadari.
Menjadi manusia adalah karunia yang sering tidak disadari. Kamu memiliki akal budi, kesadaran, dan kesempatan untuk mengenal kehidupan dengan lebih dalam. Sesuatu yang mungkin tidak dimiliki oleh makhluk lain dalam bentuk yang sama.
Bayangkan jika makhluk seperti kecoa bisa merenung, mungkin ia akan memandang keberadaan manusia sebagai sesuatu yang luar biasa.
Karena untuk sampai pada titik ini, menjadi manusia, adalah kesempatan yang sangat langka dalam perjalanan kehidupan. Maka mengapa masih menyia-nyiakannya? Mengapa hidup dijalani tanpa kesadaran, tanpa rasa syukur, seolah semua ini biasa saja?
Berhentilah sejenak.. lihat dirimu, rasakan hidupmu.
Kamu tidak hanya hidup. Kamu diberi kesempatan untuk menyadari kehidupan itu sendiri. Dan dari kesadaran itulah rasa syukur lahir.
Bukan sekadar kata “aku bersyukur” atau “ah beruntungnya aku”, bukan. Melainkan sebuah penghormatan yang dalam atas anugerah menjadi manusia.



