“Gwenchana.” Semua Akan Baik–Baik Saja. Tenanglah..

Tenang… semua akan baik-baik saja. Bukan karena hidup selalu sesuai maumu, tapi karena kamu belajar berjalan tanpa memaksa semesta mengikuti skenario pikiranmu.

Kadang yang membuatmu lelah bukan masalahnya, melainkan kebiasaanmu mengunyah yang sudah terjadi. Kamu mengulang-ulang masa lalu, menyesali, menyalahkan, membayangkan versi lain yang “seharusnya”. Padahal yang sudah terjadi tidak bisa diubah, yang bisa diubah hanya cara kamu hadir hari ini.

Maka tenanglah, Ananda. Lepaskan yang sudah terjadi. Jangan menolak, jangan menahan. Biarkan ia menjadi pelajaran. Ia bukan penjara, tapi kurikulum hidup, dan kita sedang sekolah di sini. Kembali saja ke saat ini, biarkan energimu mengalir dalam kenikian, karena hanya di sini kamu punya tenaga untuk bergerak.

Nak, kamu tidak perlu berlari kok. Kamu hanya perlu melangkah dengan sadar. Satu langkah hari ini sudah cukup. Dan ketika kamu melangkah dalam ketenangan, energimu akan mengalir lebih jernih. Tidak bocor ke cemas, tidak habis untuk drama batin.

Gwenchana.. Tenang.. Rasakan bahwa kamu hadir, dan energimu mengalir. Hidup yang dihidupkan dengan tenang, selalu menemukan jalannya sendiri. Dan kamu, Ananda, sedang dijaga oleh aliran itu.

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *